PKKJ Pesantren Persis 1 Pajagalan Dorong Penguatan Pendidikan di MI Cikembulan
Pangandaran — Sebanyak 12 siswa Pesantren Persatuan Islam (Persis) 1 Pajagalan melaksanakan kegiatan Praktek Kependidikan dan Khidmah Jam’iyyah (PKKJ) di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Cikembulan, Kabupaten Pangandaran. Kegiatan pengabdian ini berlangsung selama satu pekan, mulai 20 Januari hingga 27 Januari 2026.
PKKJ merupakan program praktik lapangan yang bertujuan membekali siswa pesantren dengan pengalaman langsung dalam bidang pendidikan, dakwah, dan pengabdian kepada masyarakat. Program ini menjadi bagian dari proses pembinaan karakter serta penguatan kompetensi kependidikan siswa Pesantren Persis 1 Pajagalan.
Selama pelaksanaan kegiatan, para peserta PKKJ terlibat aktif dalam berbagai aktivitas madrasah, di antaranya praktik mengajar di kelas, pendampingan kegiatan keagamaan, serta partisipasi dalam kegiatan pendukung pembelajaran. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan secara terarah dengan pendampingan ustadz pamong dan koordinasi bersama pihak madrasah.
Kepala MI Cikembulan, Iip Miptahul Munir, S.Ag., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan PKKJ memberikan kontribusi positif bagi madrasah dan peserta didik.
“Kegiatan PKKJ ini memberikan manfaat nyata bagi MI Cikembulan, terutama dalam mendukung proses pembelajaran dan pembinaan karakter siswa. Kami berharap program seperti ini dapat terus berlanjut dan semakin memperkuat sinergi antar lembaga pendidikan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Kelompok siswa PKKJ Pesantren Persatuan Islam 1 Pajagalan menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran yang bermakna sekaligus bentuk pengabdian kepada masyarakat.
“PKKJ merupakan kesempatan bagi kami untuk belajar sekaligus mengabdi. Semoga kehadiran kami dapat memberikan manfaat dan menjadi motivasi bagi siswa-siswi MI Cikembulan untuk terus semangat dalam menuntut ilmu,” tuturnya.
Melalui kegiatan PKKJ ini, Pesantren Persis 1 Pajagalan menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan serta mencetak generasi yang memiliki kesiapan akademik, akhlak yang baik, dan kepedulian sosial. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata kolaborasi antara pesantren dan madrasah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang positif dan berkelanjutan.


