Kategori
Berita

Sinergi Kebaikan di Gerbang Ramadhan: MI Cikembulan dan RA dan Madrasah Se-Kecamatan Sidamulih Gelar Aksi Berbagi Takjil Serentak

CIKEMBUULAN – Jalanan di depan Masjid Al-Istikmal Cikembulan tampak berbeda pada Jumat sore, 6 Maret 2026. Alih-alih deru mesin kendaraan yang mendominasi, suasana justru dipenuhi dengan senyum ramah dan antusiasme ratusan guru serta siswa madrasah. MI Cikembulan, sebagai salah satu institusi pendidikan dasar terkemuka di wilayah tersebut, turut ambil bagian secara aktif dalam kegiatan “Berbagi Takjil Madrasah Se-Kecamatan Sidamulih”.

Kegiatan kolaboratif ini bukan sekadar inisiatif lokal, melainkan perwujudan dari instruksi dan program kerja yang diwajibkan oleh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pangandaran. Agenda ini dirancang untuk memastikan bahwa setiap ra dan madrasah di bawah naungannya hadir di tengah masyarakat, menebar manfaat nyata, terutama di bulan suci Ramadhan yang penuh berkah.

Menjalankan Amanah Kemenag Pangandaran
Aksi sosial yang dimulai tepat pukul 16.30 WIB ini menyasar para pengguna jalan, masyarakat kurang mampu, dan musafir yang melintas di jalur utama depan Masjid Al-Istikmal. Keikutsertaan MI Cikembulan dalam kegiatan ini merupakan bentuk kepatuhan terhadap kebijakan Kemenag Kabupaten Pangandaran yang mendorong madrasah untuk melakukan syiar Islam melalui aksi nyata.

Program “Berbagi Takjil” ini diikuti oleh jajaran pendidikan dari berbagai tingkatan di wilayah kecamatan Sidamulih, mulai dari RA Al-Ikhlas, RA Al-Khoeriyah, RA Assyfa, MI Ciokong, MTs Al-Khoeriyah, hingga MAN 1 Pangandaran. Sinergi ini menunjukkan kesolidan komunitas pendidikan ra dan madrasah di Kecamatan Sidamulih dalam menjawab panggilan kemanusiaan.

Dalam sela-sela kesibukan membagikan paket takjil, Kepala MI Cikembulan, IIP Miptahul Munir, S.Ag., M.Pd., memberikan tanggapan mengenai urgensi kegiatan ini. Beliau menekankan bahwa pembelajaran bagi siswa tidak hanya terjadi di dalam ruang kelas dengan buku teks, tetapi juga melalui interaksi sosial yang menumbuhkan empati.

“Kegiatan berbagi takjil ini adalah wujud nyata dari pendidikan karakter yang kami tanamkan di MI Cikembulan. Kami tidak hanya ingin mencetak generasi yang cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kepekaan sosial yang tinggi. Sesuai dengan arahan Kantor Kemenag Kabupaten Pangandaran, momen Ramadhan ini adalah saat yang paling tepat untuk menunjukkan bahwa madrasah hadir sebagai bagian tak terpisahkan dari masyarakat. Kami berharap, melalui sepotong kue atau segelas minuman yang dibagikan, anak didik kami belajar arti keikhlasan dan tangan di atas,” ungkap IIP Miptahul Munir, S.Ag., M.Pd.

Beliau juga menambahkan bahwa lokasi di depan Masjid Al-Istikmal Cikembulan dipilih secara strategis karena merupakan titik kumpul masyarakat sekaligus simbol pusat kegiatan keagamaan di desa tersebut.

Implementasi Kurikulum Kehidupan
Bagi MI Cikembulan, keikutsertaan dalam agenda wajib Kemenag ini merupakan bagian dari “Kurikulum Kehidupan”. Para guru dan staf bekerja sama menyiapkan paket takjil yang sehat dan layak konsumsi. Keterlibatan para pendidik dalam aksi lapangan ini juga berfungsi sebagai teladan (uswatun hasanah) bagi para siswa dan wali murid.

Suasana gotong royong sangat terasa saat paket-paket takjil dipindahkan dari kendaraan menuju titik pembagian. Tidak ada sekat antara kepala sekolah, guru, maupun staf; semuanya bahu-membahu melayani masyarakat. Hal ini selaras dengan semangat Adiwiyata dan tradisi kearifan lokal yang selama ini dijunjung tinggi oleh keluarga besar MI Cikembulan.

Respons masyarakat sekitar dan para pengendara sangat positif. Kehadiran personel dari MI Cikembulan yang menyapa dengan ramah memberikan citra positif bagi madrasah sebagai lembaga pendidikan yang peduli. Di tengah tantangan zaman, aksi seperti ini menjadi bukti bahwa madrasah tetap menjadi benteng moral dan sosial di lingkungan Kabupaten Pangandaran.

Selain memberikan manfaat bagi penerima, kegiatan ini juga mempererat tali silaturahmi antar instansi pendidikan di Sidamulih. Komunikasi yang terjalin antara MI Cikembulan dengan madrasah lain seperti MTs Al-Khoeriyah dan MAN 1 Pangandaran dalam menyukseskan acara ini memperkuat ekosistem pendidikan Islam di wilayah tersebut.

Melalui kegiatan rutin yang diwajibkan oleh Kemenag Pangandaran ini, MI Cikembulan berkomitmen untuk terus konsisten dalam program-program kemasyarakatan. Dengan berakhirnya kegiatan pada waktu menjelang berbuka (maghrib), lelah yang dirasakan para peserta seolah terbayar dengan senyum kepuasan para warga.

Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa di bulan Ramadhan, kebahagiaan sejati ditemukan saat kita mampu memberi. MI Cikembulan telah membuktikan bahwa dengan bersinergi dan menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, madrasah dapat menjadi cahaya kebaikan bagi lingkungan sekitarnya.

Untuk menonton keseruannya seperti apa bisa klik disini!