Kategori
Berita

Membangun Karakter Anak Anti-Bullying | MI Cikembulan Gandeng Polres Pangandaran

Cikembulan— Semangat kebersamaan dan kepedulian tampak jelas di MI Cikembulan saat digelarnya kegiatan edukasi pencegahan bullying pada Rabu, 15 April 2026. Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara MI Cikembulan dengan Satbinmas Polres Pangandaran dalam upaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi seluruh siswa.
Hadir sebagai narasumber, Bripda Nandi Permana dan Briptu Muhammad Aditya, yang memberikan materi dengan pendekatan yang santai namun penuh makna. Para siswa diajak memahami bahwa bullying bukan sekadar bercanda, tetapi dapat memberikan dampak serius bagi korban maupun pelaku.
Dalam kegiatan tersebut, siswa dikenalkan dengan konsep sederhana yang mudah diingat, yaitu 3S (Stop, Speak, Support). Melalui konsep ini, siswa didorong untuk berani:
menghentikan tindakan bullying (Stop),
melaporkan kepada guru atau orang dewasa (Speak),
serta memberikan dukungan kepada teman yang membutuhkan (Support).
Kegiatan berlangsung interaktif dengan adanya diskusi, tanya jawab, serta contoh situasi yang dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa. Antusiasme peserta terlihat dari keberanian mereka dalam menjawab pertanyaan dan berbagi pendapat.
Sebagai bentuk komitmen bersama, seluruh siswa dengan penuh semangat menggaungkan moto: “MI Cikembulan, BERANI!! Lihat Bullying, LAPOR!!! Teman Sedih, KITA TOLONG!!”
Kepala MI Cikembulan, Bapak Iip Miptahul Munir, S.Ag., M.Pd, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah penting dalam membentuk karakter siswa.
“Kami ingin menanamkan nilai keberanian dan kepedulian kepada siswa, agar mereka tidak hanya menjauhi bullying, tetapi juga berani bertindak untuk mencegahnya,” ungkapnya.
Sementara itu, Briptu Muhammad Aditya mengaku sangat mengapresiasi partisipasi siswa selama kegiatan berlangsung.
“Kami sangat senang melihat anak-anak yang aktif dan antusias. Harapannya, edukasi ini bisa membantu memutus rantai kekerasan dan bullying di lingkungan sekolah,” tuturnya.
Salah satu siswa, Syahdan Maulana, juga merasa mendapatkan pengalaman yang berharga.
“Kegiatannya seru dan saya jadi lebih berani. Kalau melihat bullying, kita harus membantu dan tidak diam saja,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, MI Cikembulan berharap seluruh siswa dapat menjadi bagian dari perubahan, menciptakan lingkungan sekolah yang lebih ramah, saling menghargai, dan bebas dari bullying.